alika's

alika's

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 25 April 2015

ECO OFFICE


5 Bangunan Eco-Office Terbaik Masa Depan


Masa depan arsitektur bangunan tidak hanya melihat aspek estetika dan fungsi semata, melainkan juga aspek lingkungan. Karena itu bangunan arsitektur masa depan terbaik merupakan yang memiliki nilai ramah lingkungan atau eco-friendly.
Sejumlah bangunan ini bisa dianggap memenuhi dua kriteria itu: nilai estetika dan ramah lingkungan. Seperti dikutip dari laman Mashable, inilah bangunan kantor masa depan yang ramah lingkungan.


1. Apple Spaceship Kampus

Pada Agustus 2011, Steve Jobs mengajukan konsep kantor pusat Apple ini ke dewan kota Cupertino. Bangunan ini menjadi perhatian karena akan menjadi kantor dengan teknologi paling maju di dunia.

Bangunan ini akan lebih luas dari Pentagon, di tanah seluas 260.128,5 meter persegi. Berbentuk lingkaran seperti stadiun sepakbola, di tengahnya akan diisi dengan kawasan hijau. Secara keseluruhan, kawasan hijaunya akan memiliki luas 80 persen dari keseluruhan luas bangunan.









2. NASA Sustainability Base








Berlokasi di Ames Research Center, Moffet Federal Airfield di Silicon Valley, gedung milik NASA ini menggunakan pembangkit listrik tenaga matahari sebagai sumber tenaga. Proyek senilai US$20 juta ini juga menggunakan materi daur-ulang. Suhu dan cahaya matahari pun didesain secara optimal untuk mengurangi tenaga listrik.







3.W57

Bangunan berbentuk seperti piramid ini dibangun untuk menjadi landscape unik di Manhattan pada 2015 mendatang. Pemilik gedung ini, Bjarke Ingels Group juga akan menjadikan kantor ini nyaman untuk dijadikan bangunan hunian. Untuk tempat hunian, akan dilengkapi balkon yang didesain menghasilkan pencahayaan alami. W57 akan menjadi titik hijau di tengah hutan beton New york







4. Oregon Sustainability Center

Bangunan ini merupakan bukti ambisi kota Portland untuk jadi tuan rumah dari bangunan kantor paling hijau di dunia. Proyek senilai US$62 juta ini menjadi kantor pertama yang memiliki standar bangunan hunian. Salah satunya adalah dalam hal tak adanya tenaga listrik dan air yang terbuang percuma.

Untuk menciptakan itu, bangunan ini pun akan dilengkapi dengan panel photovoltaic, yang mampu mengumpulkan sumber tenaga. Selain itu, bangunan ini juga akan memiliki tangki bawah tanah sebagai penadah air hujan, dan tenaga geothermal sebagai penghangat air.








5. LO2P

Dibangun di salah satu kota paling terpolusi di dunia, New Delhi, desain LO2P menjadi pemenang Kompetisi Pencakar Langut 2011 versi eVolo. Bangunan rumah kaca raksasa ini (atau bisa juga disebut taman tergantung) diharapkan bisa menjadi paru-paru bagi New Delhi, walau dibangun dari material yang berasal dari mobil-mobil bekas. Berbentuk seperti turbin, dengan kawasan hijau yang dibentuk melingkar, LO2P diharapkan bisa menyerap karbondioksida dari kendaraan di New Delhi.





Alika




NAMA : ALIKA BUDI SEPTIANDRI
NIM       : 5112414027
PRODI   : TEKNIK ARSITEKTUR,S1
PERGURUAN TINGGI : UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

TTL         : KENDAL,18 SEPTEMBER 1996

MATERIAL RAMAH LINGKUNGAN


MATERIAL BAHAN BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN


Pemanfaatan material bekas atau sisa untuk bahan renovasi bangunan juga dapat menghasilkan bangunan yang indah dan fungsional. Kusen, daun pintu atau jendela, kaca, teraso, hingga tangga dan pagar besi bekas masih bisa dirapikan, diberi sentuhan baru, dan dipakai ulang yang dapat memberikan suasana baru pada bangunan. Lebih murah dan tetap kuat.


Material ramah lingkungan memiliki kriteria sebagai berikut;
a. tidak beracun, sebelum maupun sesudah digunakan
b. dalam proses pembuatannya tidak memproduksi zat-zat berbahaya bagi lingkungan
c. dapat menghubungkan kita dengan alam, dalam arti kita makin dekat dengan alam karena kesan alami dari material tersebut (misalnya bata mengingatkan kita pada tanah, kayu pada pepohonan)
d. bisa didapatkan dengan mudah dan dekat (tidak memerlukan ongkos atau proses memindahkan yang besar, karena menghemat energi BBM untuk memindahkan material tersebut ke lokasi pembangunan)
e. bahan material yang dapat terurai dengan mudah secara alami


Material yang ramah lingkungan menurut kriteria diatas misalnya; batu bata, semen, batu alam, keramik lokal, kayu, dan sebagainya. Ramah lingkungan atau tidaknya material bisa diukur dari kriteria tersebut atau dari salah satu kriteria saja, seperti kayu yang makin sulit didapat, tapi bila dipakai dengan hemat dan benar bisa membuat kita merasa makin dekat dengan alam karena mengingatkan kita pada tumbuh-tumbuhan.


Semen, keramik, batu bata, aluminium, kaca, dan baja sebagai bahan baku utama dalam pembuatan sebuah bangunan berperan penting dalam mewujudkan konsep bangunan ramah lingkungan.


Untuk kerangka bangunan utama dan atap, kini material kayu sudah mulai digantikan material baja ringan. Isu penebangan liar (illegal logging) akibat pembabatan kayu hutan yang tak terkendali menempatkan bangunan berbahan kayu mulai berkurang sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan terhadap penebangan kayu dan kelestarian bumi. Peran kayu pun perlahan mulai digantikan oleh baja ringan dan aluminium.


Baja ringan dapat dipilih berdasarkan beberapa tingkatan kualitas tergantung dari bahan bakunya. Rangka atap dan bangunan dari baja memiliki keunggulan lebih kuat, antikarat, antikeropos, antirayap, lentur, mudah dipasang, dan lebih ringan sehingga tidak membebani konstruksi dan fondasi, serta dapat dipasang dengan perhitungan desain arsitektur dan kalkulasi teknik sipil.


Kusen jendela dan pintu juga sudah mulai menggunakan bahan aluminium sebagai generasi bahan bangunan masa datang. Aluminium memiliki keunggulan dapat didaur ulang (digunakan ulang), bebas racun dan zat pemicu kanker, bebas perawatan dan praktis (sesuai gaya hidup modern), dengan desain insulasi khusus mengurangi transmisi panas dan bising (hemat energi, hemat biaya), lebih kuat, tahan lama, antikarat, tidak perlu diganti sama sekali hanya karet pengganjal saja, tersedia beragam warna, bentuk, dan ukuran dengan tekstur variasi (klasik, kayu).


Bahan dinding dipilih yang mampu menyerap panas matahari dengan baik. Batu bata alami atau fabrikasi batu bata ringan (campuran pasir, kapur, semen, dan bahan lain) memiliki karakteristik tahan api, kuat terhadap tekanan tinggi, daya serap air rendah, kedap suara, dan menyerap panas matahari secara signifikan.


Kehalusan permukaan dan warna bahan bangunan sangat menentukan iklim mikro di sekitar bangunan, warna cerah dan permukaan licin adalah pemantul sinar matahari yang baik dan menaikkan suhu sekitar. Warna gelap dan permukaan kasar akan membantu meredam dan menyerap sinar dan panas matahari. Bahan bangunan berpori mudah meluncurkan panas dan meluncurkannya kembali jika suhu udara disekitarnya menurun. Sangat bijaksana jika memanfaatkan bahan-bahan bangunan alami seperti aslinya untuk pelapis dinding dan lantai luar.


Berikiut adalah contoh contoh pemanfaatan bahan bangunan alami (ramah lingkungan):


· GENTENG SEJUK


Genteng semen ijuk adalah genteng beton yang dibuat dengan campuran pasir, semen dan ijuk sebagai bahan pengisi.


Manfaat


· Menunjang program pembangunan RS/RSS dan Rusun


· Menciptakan lapangan kerja


· Digunakan sebagai penutup atap


Spesifikasi Teknis




Bahan baku :
semen + ijuk + pasir
Ukuran :
38 x 23 1.2 cm
Berat :
2.5kg/bh
Beban Lentur :
80 kg/cm2



· PANEL SERAT TEBU


Pengembangan bahan bangunan dari limbah tebu menjadi papan serat tebu


Manfaat


· Menunjang program pembangunan RS/RSS dan Rusun


· Mengurangi pencemaran lingkungan


· Menciptakan lapangan kerja


· Digunakan untuk langit-langit dan dinding partisi non-struktural


Spesifikasi Teknis
Bahan baku :
ampas tebu + semen
Ukuran :
240 x 60 x 2.5 cm
Kuat Lentur :
40 – 50 kg/cm2



· PANEL SEKAM PADI


Salah satu pengembangan bahan bangunan dari limbah sekam padi menjadi Papan Sekam Padi


Manfaat


· Menunjang program pembangunan RS/RSS dan Rusun


· Mengurangi pencernaran lingkungan


· Menciptakan lapangan kerja


· Digunakan untuk langit-langit dan dinding partisi non-strukutral


Proses Pembuatan


Sekam padi direndam dalam air atau dapat langsung digiling, dicampur dengan semen,dicetak dengan alat manual. Proporsi campuran = 1 semen : 4 sekam padi atau maksimum 20%


· SAWIT BLOCK


Pengembangan bahan bangunan dari limbah SAWIT menjadi Conblock.


Manfaat


· Menunjang program pembangunan RS/RSS dan Rusun


· Mengurangi pencemaran lingkungan


· Menciptakan lapangan kerja


· Digunakan untuk dinding partisi non-struktural


Spesifikasi Teknis
Komposisi camp.:
1 PC : 6 Agregat ( 20% Limbah + 80% Pasir)
Ukuran :
8 x 20 x 40 cm
Kuat Lentur :
25 kg – 35 kg / cm2



SPESIFIKASI KERTAS BEKAS (PAPERCRATE)
· Mempunyai massa dan berat yang sangat ringan
· Bersifat lembek, sehingga mudah dibentuk
· Cukup kuat dalam menahan gaya vertikal
· Mempunyai bentuk yang ramping, sehingga memudahkan dalam pengemasan dan distribusinya


KELEBIHAN PENERAPAN KERTAS BEKAS (PAPERCRATE) PADA DINDING


· Mampu menyerap panas


· Meredam suara / kebisingan


· Tidak mengandung racun


· Biaya produksi murah


· Daya kering yang cepat


· Penggunaan semen yang sedikit.


Linoleum: Bahan Pelapis Lantai Ramah Lingkungan


Sebagai bahan lantai, jika tak lagi dibutuhkan, Linoleum mudah diurai kembali oleh tanah, alias ramah lingkungan. Inilah yang menjadi salah satu kelebihannya. Standar Eropa yang ketat tentang material ramah lingkungan membuat bahan ini dipergunakan sebagai salah satu alternatif pilihan para desainer. Syarat yang ketat itu bisa dipenuhi oleh bahan pelapis Linoleum ini. Ada satu hal penting juga yang menjadi keunggulan, yaitu daya tahannya terhadap panas, dan tahan terhadap api lebih baik dari plastik dan kain.


Linoleum, bahan yang terbuat dari bahan alami yang terukur dan dihasilkan dari sumber daya yang bisa diperbaharui. Terdapat setidaknya enam bahan utama, linseed oil, rasin, woodfloor, limestone, pigment, jute . Linoleum pada produk lantai terbagi menjadi tiga bentuk produk, yakni marmoleum yang menampilkan motif-motif warna dan corak alami, artoleum yang menampilkan corak kayu, dan Walton yang menghasilkan corak-corak yang memiliki tekstur.


·


TEMPURUNG KELAPA


Salah satu bagian pohon kelapa yang pada saat ini belum banyak digunakan adalah tempurung kelapa (batok) kelapa. Tempurung kelapa yang banyak dijumpai di pasar-pasar tradisional dari sisa pemecahan buah kelapa saat ini sebagian besar digunakan sebagai bahan bakar. Sebenarnya, tempurung kelapa (atau sisa berupa pecahan-pecahan) dapat ditingkatkan kualitasnya menjadi bahan yang lebih bermanfaat dibanding hanya sebagai bahan bakar saja. Oleh karena itu melalui rekayasa yang tepat, maka tempurung kelapa dapat dibentuk menjadi mozaik ubin bahan bangunan yang antik, unik, alami dan menarik


SPESIFIKASI TEMPURUNG KELAPA


· Mempunyai bentuk asli berupa serat – serat serabut


· Cukup empuk dan hangat


· Bersifat sedikit tembus pandang sehingga terlihat pengisinya


· Mampu menyerap panas


· Cukup baik untuk aplikasi akustik (menyerap bunyi karena rongga pada serat)





·

Universitas Negeri Semarang

Teman-teman bisa melihat profil lengkap Universitas Negeri Semarang disini http://unnes.ac.id/

ORGANISASI

Pengertian Organisasi dan macam-macam organisasi

Pengertian Organisasi adalah bentuk formal dari sekumpulan dua orang atau lebih yang dikelompokkan dalam suatu proses/kerjasam tertentu untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan secara bersama. Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara harmonis dan selaras maka diperlukan adanya kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh antara satu sama lain dengan bersama-sama berusaha memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab sehingga masing-masing anggota mendapatkan haknya dalam memenuhi suatu keadilan baik bagi anggota organisasi maupun pengurus organisasi yang berwenang.
Macam-macam organisasi yakni :
  • UNICEF (United Nations International Childrens Emergency Fund)
  • UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization)
  • UN (United Nation)
  • WHO (World Health Organization)
  • IMF (International Monetary Fund)
  • NATO (North Atlantic Treaty Organisation)
  • WWF (World Wildlife Fund)
  • ICRC (International Committee of the Red Cross)
  • OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries)
  • ASEAN (Association of Southeast Asian Nations)
  • DANIDA (Danish International Development Assistance)
  • UNCHR (United Nations Commission on Human Rights)
  • UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees)
  • UNDPR (United Nations Division for Palestinian Rights)
  • UNSCOP (United Nations Special Committee on Palestine)
  • NGO (Non-Governmental Organizations)
  • LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat)
Pada Pengertian Organisasi, dapat dibagikan ke dalam empat jenis berdasarkan bentuknya yaitu sebagai berikut :
1. Organisasi garis
Bentuk organisasi paling sederhana, tertua dan masih kecil. Dimana jumlah karyawan/anggotanya  masih sedikit sehingga spesialisasi kerjanya belum tinggi dan dapat mengenal satu sama lain dengan baik.
2. Organisasi garis dan staff
Bentuk organisasi  yang digunakan oleh setiap organisasi besar, bidang pekerjaan bermacam-macam, memiliki cakupan kerja yang luas dan rumit serta karyawan/anggota pada bentuk organsasi ini sudah banyak.
3. Organisasi fungsional
Organisasi yang terbentuk sesuai dengan dasar fungsi-fungsi yang dijalankan dan organisasi ini di tetapkan pada perusahaan yang dimana pembagian tugas dalam kerjanya dapat dibedakan secara jelas.
4. Organisasi panitia
Organisasi yang terbentuk hanya dalam sewaktu saja,setelah tugas usai dikerjakan maka organisasi tersebut telah menyelesaikan tugasnya.
Pada Pengertian Organisasi, dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis berdasarkan banyaknya pemimpin yaitu antara lain :
1. Organisasi proyek
Organisasi yang membentuk kelompok-kelompok spesialisasi dalam mewujudkan tujuan yang khusus, dimana manajer proyek memiliki kewenangan untuk memimpin para anggota kelompok selama periode waktu proyek. Apabila telah selesai maka organisasi tersebut akan dibubarkan.
2. Organisasi matrik
Organisasi yang seraya membentuk seperti organisasi proyek tetapi yang menjadi perbedaan adalah dimana anggota atau karyawan dalam organisasi matrik ini memiliki dua pemimpin dengan kewenangan yang berbeda.
Secara umum, beberapa jenis organisasi yaitu diantaranya :
  1. Organisasi politik
  2. Organisasi kemahasiswaan
  3. Organisasi kenegaraan
  4. Organisasi sosial
Struktur organisasi merupakan rangkaian komponen-komponen yang tersusun dalam organisasi. Struktur organisasi memaparkan tentang adanya pembagian kerja dan bagaimana kegiatan-kegiatan yang berbeda dapat terkoordinasikan dengan baik. Selain itu, struktur organisasi menunjukkan adanya spesialisasi pekerjaan,  penyampaian laporan dan saluran perintah
Unsur-unsur dalam struktur organisasi :
1. Spesialisasi
Spesialisasi dalam struktur organisasi ini mencakup tentang spesaialisasi, baik tugas individu maupun tugas kelompok dalam suatu organisasi dan mengelompokkan tugas-tugas tersebut ke dalam komponen-komponen organisasi (unit kerja).
2. Standarisasi
Standarisasi dalam struktur organisasi ini mencakup tentang standarisasi tata kerja, sistem kerja dan prosedur kerja dalam organisasi. Banyak sistem dan prosedur kerja yang termasuk bagan organisasi dan struktur organisasi, dimana dikembangkan melalui peraturan-peraturan tentang kegiatan dan hubungan kerja yang digunakan dalam organisasi.
3. Koordinasi
Koordinasi dalam struktur organisasi ini mencakup tentang ketergantungan, penyelarasan fungsi-fungsi, pengintegrasian dan komponen-komponen dalam organisasi yang berkaitan.
4. Sentralisasi dan desentralisasi.
Sentralisasi dan desentralisasi dalam kegiatan ini mencakup tentang pengambilan keputusan. Dalam struktur organisasi desentralisasi, pengambilan keputusan didelegasikan kepada individu-individu pada tingkat-tingkat manajemen bawah dan menengah. Sedangkan dalam struktur organisasi yang sentralisasi, pengambilan keputusan dilakukan oleh para pimpinan puncak.

KMA SATHAPATYA VEDA

KMA STHAPATYA VEDA

Keluarga Mahasiswa Arsitektur UNNES, teman-teman bisa melihat profil lebih lengkapnya di sini http://www.arsitektur-unnes.net/


Studio Perancangan Arsitektur



žKONSEP RUMAH RAMAH LINGKUNGAN
Konsep Rumah Ramah Lingkungan saat ini banyak digunakan diaman saja karena adanya isu Global Warming. Para Arsitek lebih memilih konsep rumah ramah lingkungan untuk mengurangi polusi dan mencegah adanya Pemanasan Global, Rumah Ramah Lingkungan mempunyai banyak cara untuk di aplikasikan untuk sebuah bangunan diantaranya :


1. Rumah Sehat dengan penanaman tanaman obat
2. Vebtilasi Udara yang cukup
3. Pencahayaan Alami
4. Lantai yang Kedap Air
5. Pemanfaatan Teknologi Biopori
6. Penghematan Energi






PEMANFAATAN TEKNOLOGI BIOPORI


Menurut bahasa, Biopori terdiri dari Bio yang artinya Hidup dan Pori yang artinya pori-pori yang bermanfaat. Lubang Biopori adalah lubang dengan diameter 10-30 cm dengan panjang 80-100 cm yang ditutupi dengan sampah organic yang berfungsi untuk menjebak air disekitarnya serta untuk membantu pelapukan sampah organic menjadi kompos. Lubang Resapan Biopori adalah lubang yang berbentuk liang (terowongan kecil) yang dibentuk oleh aktivitas fauna tanah (cacing, semut, rayap-rayap) dan perakaran tanaman.
ž Lubang biopori akan berisi udara dan menjadi jalur mengalirnya air. Jadi, air hujan tidak langsung masuk kesaluran pembuangan air, tetapi meresap melalui lubang tersebut. Meningkatnya kemampuan tanah dalam meresapkan air , akan memperkecil peluang terjadinya aliran air dipermukaan tanah sehingga dapat mengurangi bahaya banjir.


Maksud dan Tujuan:

žMemaksimalkan air yang meresap ke dalam tanah sehingga menambah air tanah.
žMembuat kompos alami dari sampah organik daripada dibakar.
žMengurangi genangan air yang menimbulkan penyakit.
žMengurangi air hujan yang dibuang percuma ke laut.
žMengurangi resiko banjir di musim hujan.
žMaksimalisasi peran dan aktivitas flora dan fauna tanah
žMencegah terjadinya erosi tanah dan bencana tanah longsor.













Ventilasi silang atau cross ventilation dilakukan dengan membuat bukaan (jendela) pada kedua sisi ruangan supaya udara mengalir dalamruang dan dimaksudkan untuk pendingin pasif untuk mengurangi ketergantungan pada AC. Prinsip kerja cross ventilation adalah membuat udara mudah bergerak dari luar bangunan maupun sebaliknya. Agar angin yang masuk bisa mengalir dengan lancar maka penempatan bukaan ventilasi dilakukan secara berhadapan (cross ventilation). Kondisi ini mempermudah aliran udara untuk saling bertukar, satu bagian menjadi tempat masuknya udara bagian yang berhadapan menjadi tempat pengeluarannya begitu pula sebaliknya. agar aliran udara bisa mengalir melintang di seluruh ruang maka ketinggian lubangnya dibuat tidak sama