alika's

alika's

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 15 Mei 2015

Studio Perancangan Arsitektur 2 ( Rumah Ramah Lingkungan )




Green House

Rumah lingkungan tidak hanya akan menyelamatkan lingkungan tetapi juga akan membuat Anda lebih sehat, nyaman dan hemat. Membuatrumah hijau (green house) atau rumah lingkungan ini mencakup dalam tahapan-tahapan berikut ini.


1. Meminimalkan Penggunaan Sumber Daya Alam dalam Proses Pembangunan 



Pada saat proses pembangunan rumah, usahakan agar meminimalkan penggunaan bahan bangunan. Anda dapat mengontrol pemakaian bahan bangunan dan bicarakan kepada tukang agar bisa menggunakan bahan secara hemat dan tidak membeli bahan bangunan secara berlebihan dan akhirnya tidak dipakai.

Misalnya, ketika Anda membutuhkan triplek dan kayu-kayu sebagai penahan cor an lantai atas. Anda bisa menggunakan kayu-kayu bekas dari rumah yang telah selesai dibangun dan masih bisa dipakai. Atau bagaimana penempatan pasir agar pasir tidak diinjak-injak dan akhirnya tidak dipakai lagi.

Desain yang tepat dan matang juga penting agar tidak banyak bahan bangunan yang terbuang. Kesalahan desain atau desain yang diubah, kemungkinan akan ada bagian yang sudah dibangun dibongkar ulang sehingga bahan bangunan terbuang percuma.


2. Memilih Material Bangunan yang Ramah Lingkungan

Berkat perkembangan teknologi, kini banyak material bangunan ramah lingkungan yang dapat digunakan. Salah satu caranya dengan menghemat penggunaan kayu, yang berarti meminimalkan penebangan pohon dan menyelamatkan hutan sebagai bagian penting untuk kehidupan di bumi.


Beberapa bahan bangunan ramah lingkungan adalah baja ringan yang digunakan untuk atap, alumunium / PVC atau UPVC untuk kusen pintu dan jendela, menggunakan pintu PVC yang berasal dari plastik, gypsum sebagai pengganti triplek untuk plafon, sebagai alternatif penggunaan kayu, dapat menggunakan kayu daur ulang atau kayu plastik yang juga merupakan hasil proses daur ulang.

Hal positif lain dari menggunakan bahan-bahan tersebut dapat menghemat proses pengerjaan dan karena buatan pabrik, biasanya lebih terjaga kualitasnya.


3. Rumah Hemat Energi Listrik
 

Pernahkah Anda ikut dalam kampanye mematikan lampu selama 1 jam? Hal tersebut bertujuan agar kita sadar untuk hemat energi listrik. Perlu dibuat rancangan agar rumah minim menggunakan energi listrik. Buatlah desain rumah dengan bukaan cahaya alami yang memadai sehingga tidak perlu menggunakan listrik pada pagi dan siang hari. Membuat ventilasi yang baik, bagaimana mengatur agar ada sirkulasi udara juga akan mengurangi penggunaan AC karena udara dalam rumah yang tidak panas. Membuat toran untuk menampung air juga salah satu langkah menghemat listrik karena tidak perlu menggunakan listrik yang besar untuk menyalakan pompa ketika akan menggunakan air.


4. Menggunakan Energi Alternatif

Ada sistem yang dapat menghasilkan solar listrik atau photovoltaic (PV). Energi ini dapat menggantikan energi listrik. Energi alternatif yang banyak digunakan adalah dengan memanfaatkan energi matahari atau tenaga angin. Contoh umum adalah menggunakan pemanas air dengan menggunakan energi matahari. PV diletakkan di atap untuk menampung panas matahari dan diolah untuk memanaskan air. Dengan sitem yang lebih kompleks, panas matahari ini dapat memenuhi kebutuhan energi listrik untuk seluruh rumah.


5. Rumah Hemat Penggunaan Air


Air adalah zat penting dalam kehidupan. Di dalam rumah, penggunaan air paling banyak. Air digunakan untuk mencuci pakaian, piring, mobil, sayuran, untuk menyiram tanamana, air untuk mandi dan berbagai keperluan lain di kamar mandi dan untuk keperluan lainnya. Jika digunakan dengan boros bukan hal yang mustahil air akan habis. Maka, perlu pengelolaan penggunaan air di dalam rumah.

Cara menghemat air dalam rumah dapat dimulai sejak pembangunan rumah. Contohnya, dengan menggunakan kloset dual flush yang hemat air dan menggunakan kran sensor. Dengan pengetahuan dan penerapan yang tepat, Anda dapat merancang pembuangan dan mengolahan air agar dapat didaur ulang, yaitu dengan memanfaatkan limbah air dari dapur dan kamar mandi diolah kembali sehingga dapat digunakan untuk menyiram tanaman, mobil, dan lainnya.

Dalam penggunaannya sehari-hari, air dapat dihemat, misalnya air kaya vitamin yang telah digunakan untuk mencuci sayuran dapat ditampung dan digunakan untuk menyiram tanaman Untuk menabung air, dapat dilakukan dengan membuat sumur resaan yang akan menampung air hujan, atau langkah praktis dengan membuat lubang bipori di taman.


6. Membuat Taman




Taman rumah menjadi tempat salah satu kita dapat melestarikan lingkungan. Di taman, kita dapat menanam berbagai tanaman yang berfungsi sebagai penahan air hujan, menjaga kestabilan dan kesuburan tanah dan menghasilkan oksigen. Pohon dan tanaman di taman juga dapat berfungsi sebagai pelindung panas dan penahan debu sehingga rumah dapat menjadi lebih nyaman.



PENGGUNAAN BIOPORI

Defenisi Biopori menurut saya adalah, lubang resapan yang dibuat dengan sengaja, dengan ukuran tertentu yang telah ditentukan (diameter 10 sampai 30 cm dengan panjang 30 sampai 100 cm) yang ditutupi sampah organik yang berfungsi sebagai penyerap air ke tanah dan membuat kompos alami. Seperti postingan saya yang lalu yang berjudul Biopori: Solusi Teknologi Ramah Lingkungan menyebutkan bahwa Biopori merupakan metode alternatif untuk meresapkan air hujan ke dalam tanah, selain dengan sumur resapan. Berikut beberapa fungsi dan tujuan dari Biopori..



Tujuan / Fungsi / Manfaat / Peranan Lubang Resapan Biopori / LRB :
1. Memaksimalkan air yang meresap ke dalam tanah sehingga menambah air tanah.
2. Membuat kompos alami dari sampah organik daripada dibakar.
3. Mengurangi genangan air yang menimbulkan penyakit.
4. Mengurangi air hujan yang dibuang percuma ke laut.
5. Mengurangi resiko banjir di musim hujan.
6. Maksimalisasi peran dan aktivitas flora dan fauna tanah.
7. Mencegah terjadinya erosi tanah dan bencana tanah longsor.


CARA PEMBUATAN




1. Buat lubang silindris secara vertikal ke dalam tanah dengan diameter 10 c. Kedalaman kurang lebih 100 cm atau tidak sampai melampaui muka air tanag bila air ternyata dangkal. Jarak antar lubang antara 50 - 100 cm.
2. Mulut lubang dapat diperkuat dengan semen selebar 2-3 cm dengan tebal 2 cm disekeliling mulut luang.
3. Isi lubang dengan sampah organik yang erasal dari sampah dapur, sisa tanaman, dedaunan, atau pangkasan rumput.
4. Sampah organik perlu selalu ditambahkan ke dalam lubang yang isinya sudah berkurang dan menyusut akibat proses pelapukan.
5.Kompos yang terbantuk dalam lubang dapat diambil pada setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang resapan.

JUMLAH LUBANG RESAPAN BIOPORI YANG DISARANKAN
Jumlah LRB = intensitas hujan(mm/jam) x luas bidang kedap (m2) / laju resapan air per lubang (liter/jam)




Contoh: untuk daerah dgn itensitas hujan 70 mm/jam (hujan lebat), dengan laju peresapan air perlubang 3 liter/menit (180 liter/jam) pada 150 m2 bidang kedap perlu dibuat sebanyak (70x150) / 180 = 58 lubang LBR.



TAHAPAN PERANCANGAN

1. Menentukan konsep alur pikir
         Konsepan alur pikir adalah hal pertama yang harus dipikirkan
    
 ALUR PIKIR




2. Analisa Data Non Fisik dan Fisik
       Dalam tahap nini yang perlu dilakukan adalah menganalisis site yang akan di buat bangunan, yang akan menghasilkan data site

3. Program Ruang
      Disini adalah tahapan memprogram ruang yang akan dibangunan nantinyaa seperti sirkulasi ruang, hubungan ruang, organisasi ruang dan besaran ruang. Sehingga nantinya saatc mendesain kita mengetahui luasan bangunan yang akan dibangun nantinya.

4. Zonning
      Dalam tahapan zonning kita menganalisis sitenya , seperti aksesbilitas, klimatologi,view dan kebinsingannya.

ZONNING dan GUBAHAN MASSA



5. Design
      Ditahapan design kita mulai merancang denah yang akan kita buat nantinya, juga pendekatan design tentang rancangan rumah yang akan dibangun nanti.

PENDEKATAN DESIGN



POTONGAN


SITUASI


DENAH



Tugas ini sudah di buat ke dalam autocad jika ingin melihat silahkan download disini :)



Rabu, 13 Mei 2015

Politik dalam Kehidupan Kampus dan Mahasiswa


Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan rakyat) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. Demokrasi untuk saat ini tidak akan pernah lepas dari kata politik, kenapa demikian ? karena dari jaman dahulu negara Indonesia sudah menganut sistem demokrasi yang artinya semua peraturan yang ada di negara Indonesia harus dimusyawarahkan terlebih dahulu. Sedangkan politik , politik itu apa ? politik menurut pendapat saya adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk mencapai suatu kekuasaan. Saat ini politik di Indonesia semakin menjadi-jadi , karena banyak oknum-oknum yang berebut kekuasaan untuk kepentingan dirinya sendiri lalu mereka menggunakan politik untuk mencapainya.
Di perkembangan Indonesia sekarang ini demokrasi dan politik juga sudah masuk ke dalam dunia kampus dan mahasiswa, mengapa demikian ?  karena mahasiswa adalah generasi masa depan , mahasiswa ada penerus masa depan, Namun terkadang politik yang ada di dalam kehidupan kampus berdampak negatif karena dengan adanya politik mahasiswa menjadi lebih kritis dalam arti mereka memecah menjadi beberapa kubu karena politik yang ada dikampus dalam hal ini terdapat campur tangan dari pihak lain.
Politik di kampus sangat terlihat sekali ketika terjadi pemilihan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa dan pemilihan presiden mahasiswa ditingkat universitas. Di kegiatan ini mahasiswa yang mencalonkan diri sebagai ketua maupun presiden mahasiswa dilatih berpolitik secara demokrasi, dengan cara kampanye dan pemilihannya pun  disamakan persis dengan pemilihan presiden di Indonesia, namun kadang di keadaan seperti ini malah menjadi boomerang untuk mahasiswanya sendiri , terkadang mereka menghalalkan segala cara demi mendapatkan jabatan tersebut , bahkan banyak dari mereka adalah kader salah satu partai politik di Indonesia yang menyebabkan terjadinya politik kotor.
Mahasiswa merupakan golongan masyarakat yang mendapatkan pendidikan tertinggi, punya pandangan luas untuk bergerak diseluruh aspek kehidupan dan merupakan generasi yang bersinggungan langsung dengan kehidupan akademis dan bidang-bidang lainnya. Oleh sebab itu adanya sistem demokrasi di kampus, kalangan mahasiswa dapat menjadi proses pembelajaran politik walaupun pada akhirnya dalam tataran politik praktis, tidak diperbolehkan masuk di Perguruan Tinggi.
Kita lihat saja politik sekarang ini, yang terjadi di negara Indonesia banyak partai politik saling menjatuhkan satu sama lain demi mendapatkan posisi tinggi di lembaga-lembaga tinggi negara, mereka melakukan segala cara untuk mendapatkan posisi tersebut seperti mengkambing hitamkan para calon, dengan cara money politik dan masih banyak lagi. Kalau seperti itu kita sebagai mahasiswa harus bagaimana ?  seharusnya mereka yang lebih ahli dalam pemerintahan harus mencontohkan yang baik jadi tidak salah kalau para mahasiswa yang setelah lulus menjadi seperti pejabat sekarang ini.
Sejujurnya melihat negara Indonesia saat ini sangat memprihatinkan, para pejabat saling berebut kursi jabatan padahal sebelum mereka mencalonkan diri sebagai badan eksekutif maupun legislatif banyak janji-janji yang mereka umbar, sebenarnya apa sih fungsi sesungguhnya menjadi badan legislatif dan eksekutif ? bukannya mereka adalah wakil rakyat ? bukannya mereka adalah penampung aspirasi rakyat ? tapi pada kenyataannya terbalik , mereka malah lebih mementingkan dirinya sendiri karena dengan iming-iming uang mereka menjadi lupa dengan apa yang diucapkannya sebelum menjabat sebagai badan eksekutif maupun legislatif, hal seperti ini yang ditakutkan jika politik masuk didalam kampus menjadi berlebihan. Namun disisi lain politik didalam kampus juga berdampak positif, karena dengan adanya politik para mahasiswa menjadi lebih kritis dalam menanggapi isu-isu yang berada di dalam kampus. Mereka juga berlatih menyelesaikan masalah dengan bermusyawarah karena menganut sistem demokrasi yang dimaksud semua hasil atau keputusan adalah hasil dari kata mufakat.
Demokrasi dan Politik yang berada di lingkup kampus dapat melahirkan mahasiswa yang mempunyai pemikiran kritis yang akan meneruskan generasi tua saat ini di masa yang akan datang. Semoga mahasiswa bisa menjadi lebih hati-hati dalam menyikapi semua masalah yang didalam kampus bahkan masalah yang ada disekitarnya.
Dengan demikian, demokrasi adalah cara untuk membangun perguruan tinggi menjadi wadah pengawasan demi menjadikan kampus akademisi profesional di hadapan masyarakat dan di hadapan dunia.Mahasiswa dengan ideologinya akademisi, sudah seharusnya diberikan kesempatan sebagai pengawasan kebijakan rektorat kampus. Sehingga mahasiswa dapat membantu program kemajuan kampus menjadi tempat gudang ilmu.

Kamis, 07 Mei 2015

LOUIS ISADORE KAHN




LOUIS KAHN 

Louis Kahn (1901-1974)


Salah satu arsitek yang paling berpengaruh pada abad pertengahan ke-20, Louis Kahn (1901-1974) menyadari bangunan relatif sedikit, namun menahan diri formal dan ekspresi emosional-nya Jonas Salk Institute, Kimbell Art Museum dan Kompleks Modal di Dhaka dianggap sebagai sebuah kemajuan yang terinspirasi dari International Style.


Ketika mayat Louis Kahn ditemukan oleh NYPD pada malam tanggal 17 Maret 1974 di toilet umum di Penn Station di New York, butuh waktu beberapa hari bagi polisi untuk mengidentifikasi dirinya sebagai salah satu arsitek dunia yang paling dikagumi. Kahn telah meninggal cepat karena serangan jantung dan satu-satunya bentuk identifikasi antara kepunyaannya adalah paspor di mana dia telah dicoret alamatnya.


Pada malam kematiannya, Kahn telah terbang kembali ke AS dari India di mana ia membangun Indian Institute of Management di Ahmedabad. Dia pergi ke Penn Station untuk naik kereta ke rumah Philadelphia. Institut Manajemen dan lain pekerjaan yang sedang berlangsung, Kompleks Modal gedung-gedung pemerintah di Dhaka di Bangladesh, tidak hanya proyek Kahn paling ambisius, tapi di antara karya-karya arsitektur nya. Namun, ia telah membangun begitu sedikit selama hidupnya bahwa ia meninggal karena bangkrut ratusan ribu dolar.


Beberapa gedung yang Louis Kahn tidak menyadari begitu luar biasa bahwa mereka menobatkan dirinya sebagai salah satu tokoh paling penting dalam arsitektur abad ke-20, yang pengaruhnya dibandingkan dengan Le Corbusier dan Mies Van Der Rohe, namun yang kerja yang ditawarkan kemungkinan intelektual baru untuk generasi muda arsitek mencari alternatif untuk Gaya hegemonik Internasional mereka. Yakin bahwa arsitek kontemporer bisa – dan harus – menghasilkan bangunan yang monumental dan sebagai sebagai rohani inspirasi sebagai reruntuhan kuno Yunani dan Mesir, Kahn mengabdikan karirnya untuk mengejar kesempurnaan tanpa kompromi formal dan ekspresi emosi.


Tokoh-tokoh meskipun ia kemudian menjadi, banyak kehidupan Kahn adalah perjuangan. Ayah Estonia Nya, Leopold, bertemu ibu Louis, Bertha, di kota Latvia Riga, sementara ada pada tentara pergi. Pasangan ini menetap di pulau Estonia Saarema (kemudian disebut Ă–sel) di mana Louis dilahirkan pada tahun 1901 diikuti oleh kakaknya, Sarah, dan saudara, Oscar. Keluarga itu sangat miskin sehingga Leopold kiri untuk Amerika Serikat dan, setelah ia mendapatkan pekerjaan, dikirim untuk Bertha dan anak-anak untuk bergabung dengannya di Philadelphia. Tak lama setelah kedatangan mereka, lima tahun Louis menderita oleh demam scarlet. Bersama dengan bekas luka wajah yang ditinggalkan oleh kecelakaan sebelumnya, ketika dia membakar dirinya sendiri di atas api batubara, penyakit ini meninggalkan dia terlalu lemah untuk memulai sekolah dan dia diajarkan di rumah. Ketika Louis akhirnya pergi ke sekolah, anak pemalu begitu berbakat pada seni dan musik yang guru menggiringnya menuju program khusus untuk siswa berbakat dalam sistem pendidikan tercerahkan Philadelphia. Meskipun kemiskinan keluarganya, Kahn menerima pendidikan yang sangat baik dan, terinspirasi oleh kursus sekolah tinggi dalam sejarah arsitektur, memenangkan beasiswa untuk belajar arsitektur di University of Pennsylvania.


Di sana ia diajarkan oleh Paul Cret Philippe, seorang Prancis dididik dalam tradisi Beaux-Arts ketat. Seorang guru inspiratif, Cret menanamkan siswa dengan keyakinan sendiri bahwa tanggung jawab arsitek adalah untuk menginterpretasikan waktu mereka sendiri. “Arsitektur kami adalah modern dan tidak bisa apa-apa lagi,” memutuskan dia. Kahn unggul dalam empat tahun di University of Pennsylvania dan, setelah lulus pada tahun 1924, dipekerjakan oleh arsitek John Molitor Philadelphia. Empat tahun setelah lulus ia menabung cukup uang untuk perjalanan ke Eropa, di mana ia mengunjungi sanak saudaranya di Estonia dan melihat bangunan pertama gerakan modern di Berlin. Kembali di Philadelphia, ia menemukan pekerjaan dengan Paul Cret dan menikah Ester Israel, seorang asisten peneliti di University of Pennsylvania.


Ketika depresi melanda tahun 1930-an, Kahn dibuat berlebihan dan, selama beberapa tahun, ia dan Esther didukung oleh orang tuanya. Putus asa mencari pekerjaan sebagai arsitek, ia melanjutkan studinya dan melemparkan dirinya ke dalam perdebatan dirangsang oleh T-Square, jurnal arsitektur radikal yang berbasis di Philadelphia. Terinspirasi oleh karya Le Corbusier di Eropa, Kahn mengembangkan teori sendiri tanggung jawab sosial arsitek, khususnya dalam perumahan massal. Profesional ia berjuang untuk komisi, sebagian karena depresi dan sebagian karena, sebagai orang Yahudi tanpa uang atau koneksi, ia terasing dari Protestan kaya yang didominasi AS arsitektur.


Kahn memenangkan beberapa komisi sederhana dari teman Yahudi di Philadelphia dan Otoritas Perumahan kota. Pada tahun 1947 ia mulai mengajar di Yale setelah menolak tawaran sebelumnya dari Harvard, karena ia enggan untuk meninggalkan Philadelphia. Dia merasa bahagia dengan Yale, yang merupakan perjalanan kereta pergi, dan mengajar di sana selama delapan tahun sebelum menjadi profesor di University of Pennsylvania. Sebagai seorang arsitek Kahn terbatas pada proyek-proyek lokal yang sederhana, sampai pada tahun 1951 ia memenangkan komisi utama pertama – perpanjangan ke Yale Art Gallery.


Komisi Yale juga menawarkan kesempatan bagi Kahn untuk bereksperimen dengan ide dia berkembang sejak perjalanan ke Yunani, Roma dan Mesir ketika ia telah menjadi yakin bahwa arsitektur modern tidak memiliki kualitas monumental dan spiritual bangunan kuno. “Hal kami terlihat begitu nyaring dibandingkan,” tulisnya kepada rekan-rekan kantornya di Philadelphia. Kahn yakin bahwa, sebagai arsitek modern, tanggung jawabnya adalah untuk menciptakan bangunan dengan kualitas-kualitas menggunakan bahan kontemporer dan teknik konstruksi.


Bekerja dengan bahan-bahan sederhana, terutama batu bata dan beton. Kahn menerapkan prinsip-prinsip untuk menciptakan bangunan ditanamkan dengan kualitas spiritual yang ia berjuang keras melalui rasa ahli ruang dan cahaya. Dari ekstensi 1951-53 Galeri Seni Yale, untuk proyek-proyek berikutnya seperti 1954-59 Trenton Boathouse di New Jersey dan 1957-62 Richards Medis Towers di Philadelphia, Kahn dikombinasikan ruang visual menarik dengan drama sebagai cahaya mengubah mengubah pengalaman indrawi berada di gedung pada waktu yang berbeda hari dan malam. Pada saat ia mulai 1959-67 Salk Institute di La Jolla, California, Kahn telah menguasai pendekatan ini untuk menciptakan karya pertama, urutan sangat inspiratif bangunan.


Meskipun pujian untuk bangunan ini, Kahn masih berjuang untuk mengamankan komisi besar, tidak terkecuali di kota asalnya, Philadelphia, di mana ia wrangled selama bertahun-tahun dengan perencana kota atas pembangunan kembali pusat. Sangat pemalu sejak kecil, Kahn juga diberkati dan dikutuk oleh karakter tanpa kompromi yang mendorong dia untuk menjadi seperti seorang arsitek yang luar biasa tetapi juga untuk berbenturan dengan klien. Sabar dari tenggat waktu dan anggaran rutin dikenakan pada arsitek, ia datang ke kendala seperti benci dan sering kehilangan komisi untuk arsitek kurang berbakat, tetapi lebih setuju.


Kehidupan pribadi Kahn sama-sama bergejolak, dirusak oleh kesulitan keuangan tetapi juga oleh kerahasiaan. Dia tetap menikah dengan Ester, dengan siapa ia punya anak perempuan, Sue Ann, tapi ada dua anak lagi, yang lahir dari ibu dengan siapa ia melakukan hubungan cinta yang panjang dan penuh gairah. Kahn memiliki seorang putri yang kedua, Alexandra lahir pada tahun 1954, dengan Anne Tyng, seorang arsitek muda yang bekerja untuknya di Philadelphia, dan seorang putra, Nathaniel, lahir pada tahun 1962, dengan yang lain kolaborator, arsitek lanskap Harriet Pattison. Tahun setelah kematian Kahn, Nathaniel membuat film dokumenter, Arsitek saya, tentang ayahnya.


Sama seperti Anne Tyng membuat kontribusi penting untuk bangunan tahun 1950-an Kahn, Pattison muncul minatnya dalam hubungan arsitektur untuk lokasi dan lanskap selama 1960-an. Ini adalah salah satu elemen yang paling ajaib dari Institut Salk, bertengger di atas tebing di atas Samudra Pasifik, dan sama pentingnya untuk 1960-65 Kahn bangunan kampus di Bryn Mawr College, Pennsylvania, 1967-72 Exeter Perpustakaan di New Hampshire dan 1968-74 Yale Pusat Seni Inggris. Berjuang untuk kesempurnaan, pengembangan Kahn selama periode ini memuncak dalam karya lain AS di Art Museum di 1967-72 Kimbell Fort Worth di Texas, yang masih dianggap sebagai suatu lingkungan yang sangat inspiratif dan empati untuk lukisan dan patung.


Kehilangan komisi besar lain di AS, bahkan setelah Kimbell, Kahn menuangkan energi ke dalam proyek-proyek yang paling menuntut, yang 1962-74 India Institute of Management di Ahmedabad dan Kompleks Modal monumental di Dhaka, yang ia mulai pada tahun 1962, tetapi yang diselesaikan setelah kematiannya. Hal itu di Dhaka bahwa Kahn menyadari impiannya membangun sebuah kota masa depan. Proyek ini sangat bermasalah, konstruksi tidak hanya terganggu oleh kerusuhan politik dan, akhirnya sebuah perang kemerdekaan di Bangladesh, namun membingungkan oleh kesulitan logistik bangunan di kota mangsa banjir dan badai. Hasilnya adalah urutan magis bangunan yang muncul mengapung di atas air sekitarnya dalam bata merah cemerlang vernakular dibangun oleh pengrajin lokal. Dalam mangsa kota Muslim untuk kemiskinan menyakitkan dan bencana alam, Louis Kahn mencapai tujuannya menciptakan arsitektur modern monumental, yang sekaligus semangat rohani dan manusiawi.


BIOGRAFI





Louis Isadore Kahn 1901 lahir di pulau Osel (sekarang Saaremaa) dari mantel Estonia untuk Leopold dan Bertha Kahn.


1906 Bertha mengambil Louis, adiknya Sarah dan adik Oscar, untuk bergabung Leopold di Philadelphia, di mana ia beremigrasi mencari kerja pada tahun 1904.


1912 Kahn mulai sekolah tinggi, di mana bakat untuk seni dan musik diakui dan dia menang hadiah dan beasiswa.


1920 Memenangkan beasiswa untuk belajar arsitektur di bawah Paul Cret di School of Fine Arts, Universitas Philadelphia.


1924 Lulusan dari universitas dengan berbagai penghargaan dan bekerja sebagai juru oleh arsitek John Molitor.


1928 embarks pada tur dua tahun di Eropa mengunjungi Inggris, Belanda, Jerman, Skandinavia, Estonia, Latvia, Swiss, Hungaria, Austria, Italia dan Prancis.


1930 Sekembalinya dari Eropa, Kahn menikahi Ester Israel, namun memiliki kesulitan mencari kerja selama depresi ekonomi.


1935 Mendirikan praktek arsitektur independen di Philadelphia, namun perjuangan untuk mencari pekerjaan lain selain sederhana proyek perumahan lokal. Kelahiran putrinya Sue Ann.


1947 Mulai mengajar di Yale.


1950 Memenangkan beasiswa untuk American Academy di Roma dan perjalanan ke Yunani dan Italia di mana ia terinspirasi oleh reruntuhan kuno.


1951 Setelah kembali, Kahn menempatkan ide-ide baru ke dalam praktek dalam desain perpanjangan ke Galeri Seni Yale dan pemandian Trenton.


1954 Kelahiran putri Alexandra Kahn dan arsitek Ann Tyng.


1955 Menjadi profesor arsitektur di University of Pennsylvania, di mana ia mengajar sampai kematiannya pada tahun 1974.


1957 Desain Alfred Newton Richards Penelitian Medis Bangunan di University of Pennsylvania.


1959 Dimulai proyek enam tahun untuk membangun Jonas Salk Institute untuk Studi Biologi di La Jolla, California.


1960 Desain, Dr dan Mrs Norman Fisher House di Hatboro, Pennsylvania dan mulai bekerja di kampus di Bryn Mawr.


1962 Mulai bekerja pada program dua belas tahun untuk membangun Indian Institute of Management di Ahmedabad dan pembangunan Kompleks Modal di Dhaka, Bangladesh, yang akan selesai setelah kematiannya. Kelahiran anak Nathaniel Kahn dan arsitek lansekap Harriet Pattison.


1965 Desain Perpustakaan dan Dining Hall untuk Phillips Exeter Academy di New Hampshire.


Dimulai 1966 bekerja pada desain Kimbell Art Museum di Forth Worth, Texas. Museum of Modern Art, New York mount sebuah pameran retrospektif karya Kahn.


1969 Memenangkan komisi besar kedua di Yale University untuk desain Yale Pusat Seni Inggris.


1974 Meninggal karena serangan jantung di Pennsylvania Station, New York pada kembali dari India